Kamis, 09 Februari 2012

Bagian-bagian Televisi


Rangkaian Catu Daya (Power Supply)
Rangkaian berfungsi untuk mengubah arus AC menjadi DC yang selanjutnya didistribusikan ke seluruh rangkaian. Rangkaian catu daya dibatasi oleh garis putih pada PCB dan daerah di dalam kotak merah. Daerah di dalam garis putih adalah rangkaian input yang merupakan daerah tegangan tinggi (live area). Sementara itu, daerah di dalam kotak merah adalah output catu daya yang selanjutnya mendistribusikan tegangan DC ke seluruh rangkaian TV.


Rangkaian Penala (Tuner)
Rangkaian ini terdiri dari penguat frekuensi tinggi ( penguat HF ), pencampur (mixer), dan osilator lokal. Rangkaian penala berfungsi untuk menerima sinyal masuk (gelombang TV) dari antena dan mengubahnya menjadi sinyal frekuensi IF. 

Rangkaian penguat IF (Intermediate Frequency)
Rangkaian ini berfungsi sebagai penguat sinyal hingga 1.000 kali. Sinyal output yang dihasilkan penala (tuner) merupakan sinyal yang lemah dan yang sangat tergantung pada pada sinyal pemancar, posisi penerima, dan bentang bentang alam. Rangkaian ini juga berguna untuk membuang gelombang lain yang tidak dibutuhkan dan meredam interferensi pelayanan gelombang pembawa suara yang mengganggu gambar. 

Rangkaian Detektor Video
Rangkaian ini berfungsi sebagai pendeteksi sinyal video komposit yang keluar dari penguat IF gambar. Selain itu, rangkaian ini berfungsi pula sebagai peredam seluruh sinyal yang mengganggu karena apabila ada sinyal lain yang masuk akan mengakibatkan buruknya kualitas gambar. Salah satu sinyal yang di redam adalah sinyal suara. 

Rangkaian Penguat Video
Rangkaian ini berfungsi sebagai penguat sinyal luminan yang berasal dari deteltor video sehingga dapat menjalankan layar kaca atau CRT (catode ray tube). Didalam rangkaian penguat video terdapat pula rangkaian ABL (automatic brightness level) atau pengatur kuat cahaya otomatis yang berfungsi untuk melindungi rangkaian tegangan tinggi dari tegangan muatan lebih yang disebabkan oleh kuat cahaya pada layar kaca. 

Rangkaian AGC (Automatic Gain Control)
Rangkaian AGC berfungsi untuk mengatur penguatan input secara otomatis. Rangkaian ini akan menstabilkan sendiri input sinyal televisi yang berubah-ubah sehingga output yang dihasilkan menjadi konstan. 

Rangkaian Defleksi Sinkronisasi
Rangkaian ini terdiri dari empat blok, yaitu rangkaian sinkronisasi, rangkaian defleksi vertikal, rangkaian defleksi horizontal, dan rangkaian pembangkit tegangan tinggi. 

Rangkaian Audio
Suara yang kita dengar adalah hasil kerja dari rangkaian ini, sinyal pembawa IF suara akan dideteksi oleh modulator frekuensi (FM). Sebelumnya, sinyal ini dipisahkan dari sinyal pembawa gambar.


Artikel Terkait:

7 comments:

hzndi mengatakan...

punya TV udah 20tahun lebih sayang udah dijual -__-, ga tau cara benerinnya , kasih tips dong bang sekali2 hehe

muhammad hidayat mengatakan...

Ohh begitu toh sekalinya gan, saya baru tahu nih komponen-komponen tv, oya gan yang masih jadi pertanyaan saya, gimana yah cara kerja Resistor, kok dengan warna cincin yang berbeda-beda bisa beda juga hambatannya gan ..?? mohon bantuannya gan :)

Royn mengatakan...

Spesifikasi resistor bisa di lihat disini sob http://sinelectronic.blogspot.com/2011/12/resistor.html

Kang Farhan mengatakan...

ini baruuu ilmu yg saya suka...di gudang saya mumpung ada tv tabung untuk dipelajari lebih lanjut nih bang.... inpo yg sangat bagus bang

Royn mengatakan...

Makasih kang farhan tp hati2 dengan transformator flyback, tegangannya mencapai 27.000 volt.

Muhammad Ulil Albab mengatakan...

wah, kompleks juga ya, saya di rumah ada LCD komputer tapi juga bisa buat tv tanpa make tv turner
apa bagiannya sama kaya televisi pada umumnya ?

Royn mengatakan...

Pada dasarnya sama sob, hanya saja inputnya dari CPU dan tunernya internal. Milik agan LCD yang tentunya tanpa tabung dan trafo flyback serta komponennya lebih kecil dan ringkas, pasti harganya lebih mahal, hehe

Poskan Komentar

Silahkan berkomentar disini. SPAM, sumpah serapah, dan kata-kata tidak sopan akan segera saya hapus.