Selasa, 24 Januari 2012

Hemat Listrik Melalui Penggunaan Komputer

Energi listrik telah menjadi kebutuhan esensial. Memang untuk mendapat listrik sangat mudah. Namun sebenarnya dengan bahan bakar dari fosil makin berkurang ditambah harganya terus meningkat, pembangkit listrik kerap menghadapi kendala.
Tak pelak lagi, pembangkit listrik sering mengalami kesulitan mendapat bahan bakar. Akibatnya produksi energi listrik menurun. Defisit pasokan listrik untuk kebutuhan rumah tangga hingga industri tidak bisa dihindari lagi. Pemadaman listrik pun dilakukan.
Oleh karena itu, sumber bahan bakar dari energi terbarukan terus didorong untuk dikembangkan. Penggunaan sumber bahan bakar dari fosil terus dikurangi.
Terlebih lagi emisi dari penggunaan bahan bakar minyak telah pula memicu gas rumah kaca seperti karbondioksida, metana, dan karbonmonosida. Gas-gas rumah kaca merupakan gas yang menimbulkan pemanasan global yang diitandai dengan pemanasan global.
Untuk turut mengurangi dampak pemanasan global, sebenarnya bisa dilakukan melalui penghematan penggunaan energi listrik. Dengan menekan pemborosan, selain mengurangi beban pembangkit listrik, telah turut pula melakukan mitigasi pemanasan global.
Penghematan sebenarnya bisa dilakukan siapa saja dan di mana saja. Bukan hanya di perkantoran dan industri, penghematan juga bisa dilakukan di rumah tangga dalam skala kecil. Apalagi banyak sekali peralatan di rumah tangga yang menggunakan listrik. Sebut saja lampu, AC, kulkas, televisi, mesin cuci, pompa air, komputer, dan banyak lagi.
Komputer atau dikenal juga dikenal personal computer (PC) bukan lagi barang baru. Peralatan ini dengan ditemui, baik pada kantor-kantor maupun pada rumah tangga. Namun ternyata penggunaan komputer yang terus menerus bisa menyebabkan pembengkakan tagihan listrik. Ada beberapa cara yang bisa digunakan agar biaya listrik bisa dipangkas.
Secara umum, penghematan biaya listrik di komputer bisa dilakukan oleh siapapun pemakainya. Asalkan ada kemauan untuk berhemat. Ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk menghemat listrik komputer.

Satu, atur tingkat terang-gelapnya layar monitor (brightness) secukupnya. Ternyata makin terang layar monitor, makin besar energi yang dibutuhkan. Sehingga usahakan agar sesuai kebutuhan Anda saja.

Dua, pilihlah monitor komputer hemat energi. Di pasaran kini sudah banyak dijual monitor yang masuk kategori hemat energy. Jika tidak mengerti dan memahami mengenai jenis monitor hemat energi, Anda bisa ditanyakan pada saat pembelian.

Tiga, hindari penggunaan screensaver dan standby power karena meski kecil tetap saja ada energi listrik yang digunakan. Empat, hindari pula penggunaan komputer secara berlebihan, misalnya untuk main games semalam suntuk atau menyetel MP3 sepanjang hari.
Selain cara-cara yang bisa dilakukan di atas, secara otomatis komputer juga bisa distel agar hemat energi. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Memang sedikit teknis. Tetapi bisa Anda coba mencobaya dan ditanggung tidak rumit.

Empat, untuk menuju menu pilihan setingan power pada layar utama atau desktop klik kanan lalu pilih properties, lalu pilih tabulasi screen saver dan tekan tombol yang bertuliskan power. Cara lainnya yaitu dari menu kontrol panel di windows explorer pilih power options.

Lima, bila kotak pilihan seting tenaga listrik sudah terbuka kita tinggal setting sesuai dengan situasi, kondisi, toleransi dan kebutuhan kita. Misalnya untuk turn off monitor, kita bisa mematikan monitor secara otomatis yang tidak digunakan setelah menit atau jam yang kita pilih. Contoh : After 15 minutes berarti layar monitor akan mati setelah 15 menit tidak ada aktivitas di komputer. Turn off hard disks. Artinya, kita bisa mematikan semua hard disk secara otomatis yang tidak digunakan setelah menit atau jam yang kita pilih. Misalnya after one hour berarti semua harddisk akan dimatikan setelah satu jam tidak ada aktivitas di komputer
Bisa dipilih pula sistem standby. artinya bisa mematikan sementara sistem komputer secara otomatis yang tidak digunakan setelah menit atau jam yang kita pilih. Misalnya, after two hours berarti komputer akan akan mati sementara setelah dua jam tidak ada aktivitas di komputer. Dalam mode ini pekerjaan yang sedang dijalankan tidak akan hilang. Langkah lain adalah mengaktifkan system hibernate. Yang bisa dilakukan mematikan komputer secara otomatis yang tidak digunakan setelah menit atau jam yang kita pilih. Jangan lupa pada tabulasi Hibernate pilih enable hibernation. Dalam mode ini pekerjaan yang sedang dijalankan tidak akan hilang.

Enam, untuk mengaktifkan kembali coba goyang atau klik di mouse. Jika tidak bisa coba tekan tombol di keyboard. Jika ternyata power mati coba tekan tombol power di CPU komputer kita.
Program hemat energi memang tidak bisa sekedar slogan belaka. Harus dimulai dari diri sendiri. Hemat memang bukan berarti memakai listrik secara terbatas. Tapi tentu saja sesuai kebutuhan. Untuk rumah tangga, perlu dilakukan sosialisasi terus menerus sehingga kesadaran akan tumbuh dengan sendirinya.
Yang harus diingat juga hemat energi memang bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah atau instansi seperti PLN. Hemat energi adalah tanggung jawab kita bersama, termasuk para pemakai di rumah tangga dan industri. Tentu saja, bila program penghematan ini dilakukan semua pihak, bukan hanya biaya yang lebih irit, bumi kitapun akan mendapatkan manfaatnya.


Mengontrol Tagihan Listrik, Kenapa Tidak?
Rumah tangga ternyata memiliki kontribusi yang sangat besar pada konsumsi energi listrik. Karena itu, penghematan listrik di rumah tangga tentu akan sangat memberi bermanfaat, bukan hanya bagi rumah tangga itu sendiri tapi juga bagi penghematan energi.
Ringkasnya, efisiensi sangat besar artinya dan akan menyebabkan banyak perubahan. Penghematan energi listrik juga akan menghemat pengeluaran pada anggaran keluarga atau rumah tangga. Daripada untuk bayar listrik, dananya bisa digunakan untuk liburan keluarga, tabungan pendidikan dan banyak hal berguna lainnya.
Sebuah perubahan perilaku yang mendasar harus dilakukan yaitu budaya hemat listrik. Artinya kita harus mulai jeli pada peralatan listrik yang kita pakai sehari-hari. Misalkan mulai pilih peralatan hemat energi. Walau sedikit mahal, banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan di kemudian. Konsumen juga bisa memperhatikan keberadaan label sertifikasi hemat energi yang dikeluarkan badan sertifikasi, biasanya memang produk luar negeri. Keberadaan sertifikat ini akan lebih menjamin alat yang kita beli.
Listrik memang merupakan kebutuh­an hidup manusia yang sungguh tidak bisa digantikan lagi. Namun yang kita rasakan bersama harga tagihan listrik tidak turun-turun bahkan cenderung naik. Semua orang pasti menginginkan tagihannya lebih ringan. Ada berapa cara yang dilakukan sehingga, kita bisa mengontrol tarif listrik dirumah kita dengan pola hidup sederhana.

Langkah awal, cobalah periksa lagi kapasitas daya listrik dari PLN. Kebutuhan daya listrik bisa masuk ke dalam golongan 900-1300VA, 1300-2200VA atau lebih besar dari 2200VA, dan kemudian harus diperhatikan juga, sesuaikah dengan yang terpasang di rumah? Bila pemakaian setrum ternyata lebih rendah di banding kapasitas ter­pa­sang, datanglah ke PLN dan minta diturunkan. Ini salah satu langkah penghemantan.

Kedua, mulai menghitung kebutuhan daya listrik yang diperlukan per-hari. Lihat lagi peralatan listrik yang ada di rumah dan kebiasaan penggunaannya, apakah sudah sesuai dengan kebutuhan atau malah sudah berlebihan?
Pelajari secara rinci perhitungan penggunaan setrum, baik untuk yang pas­ca bayar maupun pra bayar.
Tiga, prinsip umum penghematan yaitu gunakan secukupnya dan sesuai kebutuhan. Misalnya, memasang lampu di tempat-tempat yang benar-benar membutuhkan penerangan sesuai kebutuhan. Misalkan jika di ruangan tersebut cukup dengan lampu 20 Watt, tidak perlu berlebihan memasang lampu dengan daya yang lebih tinggi, karena itu sangat mempengaruhi beban listrik di rumah.
Selain itu yang bisa dilakukan adalah hanya menyalakan lampu yang benar-benar diperlukan. Sedapat mungkin ru­mah harus mempunyai pencahayaan yang cukup pada siang hari sehingga tidak perlu ada tambahan lampu pada siang hari.

Jika rumah terasa panas dan harus memasang air conditionerg (AC), ma­tikan AC ketika pendinginan tidak sedang diperlukan. Ini juga berlaku untuk semua jenis kipas angin. Untuk peralatan elektronik lain, tentu saja gunakan sesuai kebutuhan. Misalnya, menyetrika pada siang hari dan jangan terlalu sering.
Yang juga penting diingat gunakanlah peralatan elektronik atau komponen-komponen listrik yang berkualitas, selain tahan lama, biasanya peralatan yang berkualitas mempunyai penghantar yang bagus.
Pilihlah juga peralatan yang hemat energi dan membutuhkan daya se­cu­kup­nya. Perawatan yang baik dan cara penggunaan yang benar untuk setiap peralatan listrik yang ada, akan sangat membantu meng-efesien-kan penggunaan setrum.

Nah, kalau lanngkah-langkah ini konsisten dilakukan, niscaya tagihan listrik di rumah tidak lagi membengkak. Kalaupun ada kenaikan, pastilah karena memang tarif listrik yang memang sedang naik. Anda setuju?

Sumber : http://listrikindonesia.com


Artikel Terkait:

1 comments:

zezen ( G-R) mengatakan...

Hahaa Hampir setiap hari OL tagihan ane membengkak bro ... :4

Posting Komentar

Silahkan berkomentar disini. SPAM, sumpah serapah, dan kata-kata tidak sopan akan segera saya hapus.